Jakarta – Perwakilan IABI (Ikatan Ahli Kebencanaan Indonesia) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Yogi Cahyo Ginanjar, S.T., M.Si., turut berpartisipasi dalam kegiatan Indonesia Disaster Management Summit (IDMS) Tahun 2025 yang diselenggarakan oleh Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Republik Indonesia (Kemenko PMK). Kegiatan ini berlangsung selama dua hari, Selasa–Rabu, 2–3 Desember 2025, bertempat di Perpustakaan Nasional Republik Indonesia, Jakarta Pusat.
Partisipasi Yogi dalam kegiatan ini mendapat fasilitasi dari PT Timah Tbk sebagai bentuk dukungan terhadap penguatan kapasitas sumber daya manusia di bidang kebencanaan.
IDMS 2025 mengusung tema penguatan kolaborasi lintas sektor dalam membangun ketangguhan bangsa terhadap risiko bencana di tengah dinamika perubahan iklim dan tantangan global. Kegiatan ini diikuti oleh berbagai pemangku kepentingan, mulai dari kementerian/lembaga, pemerintah daerah, akademisi, praktisi kebencanaan, hingga organisasi profesi dan kemasyarakatan.
Kegiatan IDMS 2025 juga dihadiri oleh sejumlah akademisi, pakar kebencanaan, serta pejabat pemerintah pusat, di antaranya Prof. Dwikorita Karnawati (UGM/BMKG), Dr. Armi Susandi (ITB), Dr. Saut Sagala (ITB), Prof. Harkunti P. Rahayu (IABI–ITERA), Prof. Jamhir Safani (FPT PRB–Universitas Halu Oleo), Prof. Krisna S. Pribadi (FPT PRB–Universitas Persada), Dr. Deni Septiadi (Rektor STMKG–IABI), Dr. Widada (IABI), Dr. Soerja Kusuma (Forum PT PRB/UNS), Dr. Surono (pakar kegunungapian nasional), Prof. Dr. Syamsul Maarif, M.Si, serta Dr. Lilik Kurniawan, selaku Deputi Bidang Koordinasi Penanggulangan Bencana dan Konflik Sosial Kemenko PMK yang membuka rangkaian kegiatan IDMS 2025.
Selain sebagai peserta kehormatan, Prof. Dr. Syamsul Maarif, M.Si juga tampil sebagai narasumber utama pada sesi penutupan IDMS 2025 dengan paparan bertema “Membangun Budaya Tangguh Bencana”, sebelum penyerahan laporan penanggulangan bencana 2025 kepada Menko PMK Prof. Dr. Pratikno. Kehadiran para tokoh ini semakin memperkuat kualitas rekomendasi strategis nasional yang dihasilkan dari forum tersebut
Dalam kesempatan tersebut, Yogi Cahyo Ginanjar turut menyampaikan informasi dan praktik pemanfaatan Bitchat sebagai salah satu media komunikasi alternatif dalam mendukung penanganan kebencanaan, khususnya pada kondisi darurat ketika jaringan komunikasi konvensional mengalami gangguan. Bitchat dinilai memiliki potensi besar sebagai sarana koordinasi cepat antar relawan, petugas lapangan, dan pemangku kepentingan di daerah terdampak bencana.
Ia juga menekankan pentingnya penguatan kapasitas daerah dalam pemanfaatan teknologi komunikasi kebencanaan berbasis komunitas agar respons darurat dapat dilakukan secara lebih cepat, akurat, dan terkoordinasi. Menurutnya, inovasi teknologi seperti Bitchat perlu terus disosialisasikan dan diintegrasikan dengan sistem penanggulangan bencana nasional dan daerah.
Kegiatan IDMS 2025 secara resmi ditutup oleh Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Republik Indonesia, Prof. Dr. Pratikno, yang sekaligus menegaskan pentingnya sinergi seluruh elemen bangsa dalam memperkuat sistem ketangguhan bencana nasional yang adaptif dan berkelanjutan.
Melalui keikutsertaan dalam IDMS 2025 ini, IABI Babel bersama PT Timah Tbk berharap sinergi antara dunia usaha, organisasi profesi, dan pemerintah dapat terus diperkuat dalam upaya membangun sistem penanggulangan bencana yang tangguh, adaptif, dan berkelanjutan di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung maupun secara nasional.






