Pemprov Babel Gelar HLM TPID Jelang Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, Perkuat Sinergi Pengendalian Inflasi

Table of Content

Pangkalpinang, 4 Desember 2025 – Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung melalui Biro Perekonomian dan Administrasi Pembangunan menggelar Rapat Koordinasi High Level Meeting (HLM) Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) dalam rangka menjaga stabilitas harga, ketersediaan pasokan, serta kelancaran distribusi barang kebutuhan pokok menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) Natal 2025 dan Tahun Baru 2026. Kegiatan yang berlangsung di Novotel Bangka Hotel and Convention Centre ini dibuka oleh Gubernur Kepulauan Bangka Belitung, yang diwakili oleh Pj. Sekretaris Daerah, Fery Afriyanto.

Dalam sambutannya, Gubernur menyampaikan bahwa berdasarkan data BPS, inflasi Bangka Belitung pada November 2025 tercatat sebesar 0,36 persen (mtm), lebih rendah dibandingkan Oktober 2025 yang sebesar 0,49 persen, namun masih lebih tinggi dibandingkan inflasi nasional sebesar 0,17 persen. Secara tahunan, inflasi Bangka Belitung tercatat 2,87 persen (yoy) dan masih berada dalam sasaran nasional 2,5±1 persen.

Inflasi bulanan terutama dipengaruhi oleh kenaikan harga pada kelompok makanan, minuman, dan tembakau, dengan komoditas utama penyumbang inflasi yakni ikan selar, udang basah, serta emas perhiasan. Sementara secara tahunan, tekanan inflasi dipicu oleh kenaikan harga cabai merah dan cumi-cumi.

Gubernur juga menekankan pentingnya penguatan sinergi TPID provinsi dan kabupaten/kota melalui kerangka kebijakan 4K, yaitu:

  1. Keterjangkauan harga,
  2. Ketersediaan pasokan,
  3. Kelancaran distribusi, dan
  4. Komunikasi efektif.

HLM TPID ini turut menghadirkan paparan dari Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kepulauan Bangka Belitung terkait asesmen perekonomian dan inflasi daerah, serta laporan kondisi harga, stok bahan pokok, dan kelancaran distribusi dari seluruh kabupaten/kota se-Bangka Belitung. Kegiatan ini mendapatkan fasilitasi penuh dari Bank Indonesia Perwakilan Bangka Belitung, baik dari sisi dukungan teknis, data, hingga penguatan koordinasi lintas sektor.

Sebagai hasil konkret dari pertemuan tersebut, dilakukan penandatanganan Berita Acara Kesepakatan Bersama Pengendalian Inflasi antara Gubernur, Kepala Perwakilan Bank Indonesia, serta para bupati dan wali kota se-Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Kesepakatan ini memuat langkah-langkah strategis, antara lain:

  • Penguatan operasi pasar murah dan gerakan pangan murah,
  • Intensifikasi pemantauan harga bersama Satgas Pangan,
  • Menjamin ketersediaan stok pangan strategis,
  • Menjaga kelancaran distribusi logistik, serta
  • Penguatan komunikasi publik untuk pengelolaan ekspektasi masyarakat.

HLM TPID ini diharapkan mampu memperkuat kesiapan daerah dalam menghadapi potensi lonjakan permintaan pangan selama periode Natal dan Tahun Baru, serta menjaga inflasi Bangka Belitung tetap stabil dan terkendali demi kesejahteraan masyarakat.

Sumber: Biro Ekbang
Penulis: Yogi Cahyo Ginanjar

Humas Biro Ekbang

http://humas.babelprov.go.id

Featured Posts

Category

Featured Posts

Biro Perekonomian dan Administrasi Pembangunan Sekretariat Daerah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung

Posisi Kantor